Tafsir Fathir Ayat 1-8

Surah Fathir (Pencipta)

Surah ke-35. 45 ayat. Makkiyyah

  بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Ayat 1-4: Beberapa ayat ini memulai dengan memuji Allah Subhaanahu wa Ta’aala atas nikmat-nikmat-Nya dalam menciptakan langit, bumi dan para malaikat, serta penjelasan terhadap karunia-Nya kepada manusia.

الْحَمْدُ لِلَّهِ فَاطِرِ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ جَاعِلِ الْمَلائِكَةِ رُسُلا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَى وَثُلاثَ وَرُبَاعَ يَزِيدُ فِي الْخَلْقِ مَا يَشَاءُ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (١)

1. Segala puji bagi Allah[Allah Subhaanahu wa Ta’aala memuji Diri-Nya karena Dia menciptakan langit dan bumi serta makhluk yang ada di antara keduanya, di mana hal itu menunjukkan sempurnanya kekuasaan-Nya, luasnya kerajaan-Nya, meratanya rahmat-Nya, indah kebijaksanaan-Nya, dan meliputnya ilmu-Nya] Pencipta langit dan bumi[Tanpa ada contoh sebelumnya], yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan)[Seperti mengurus perintah-perintah-Nya yang bersifat qadari (terhadap alam semesta), sebagai perantara antara Allah dengan makhluk-Nya untuk menyampaikan perintah-perintah agama-Nya] [Oleh karena para malaikat mengurus berbagai urusan dengan izin Allah, Dia menyebutkan kekuatan dan kecepatan mereka dalam perjalanan, di mana Allah Subhaanahu wa Ta’aala menjadikan mereka memiliki sayap sehingga mereka bisa terbang dengan cepat untuk melaksanakan perintah-Nya. Di antara mereka ada yang memiliki dua sayap, tiga atau empat sesuai hikmah-Nya, bahkan ada yang lebih dari itu seperti 600 sayap sebagaimana malaikat Jibril ‘alaihis salam]yang mempunyai sayap masing-masing (ada yang) dua, tiga dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang Dia kehendaki[Baik menambah sifat fisiknya, kekuatannya, keindahannya, anggota tubuhnya maupun suaranya]. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

مَا يَفْتَحِ اللَّهُ لِلنَّاسِ مِنْ رَحْمَةٍ فَلا مُمْسِكَ لَهَا وَمَا يُمْسِكْ فَلا مُرْسِلَ لَهُ مِنْ بَعْدِهِ وَهُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ (٢)

2. [Selanjutnya Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyebutkan tentang kesendirian-Nya dalam mengatur, memberi dan menahan]Apa saja di antara rahmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia, maka tidak ada yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan-Nya maka tidak ada yang sanggup untuk melepaskannya setelah itu[Hal ini mengharuskan kita bergantung kepada Allah Ta’ala, butuh kepada-Nya dalam semua hal, dan agar kita tidak beribadah kecuali kepada-Nya]. Dan Dialah Yang Mahaperkasa[Yang berkuasa terhadap urusan-Nya] lagi Mahabijaksana[Dia meletakkan segala sesuatu pada tempatnya dan memposisikan sesuatu pada posisinya].

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ هَلْ مِنْ خَالِقٍ غَيْرُ اللَّهِ يَرْزُقُكُمْ مِنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ لا إِلَهَ إِلا هُوَ فَأَنَّى تُؤْفَكُونَ (٣)

3. [Allah Subhaanahu wa Ta’aala memerintahkan semua manusia untuk mengingat nikmat-Nya kepada mereka. Hal ini mencakup mengingat dengan hati dengan mengakui, mengingat dengan lisan dengan memuji, dan mengingat dengan anggota badan dengan tunduk, karena mengingat nikmat Allah Subhaanahu wa Ta’aala membuat seseorang bersyukur]Wahai manusia! Ingatlah akan nikmat Allah kepadamu[Ketika itu tertuju kepada penduduk Mekah, di mana Allah Subhaanahu wa Ta’aala telah menempatkan mereka di tanah haram dan mencegah adanya penyerangan dari pihak luar]. [Selanjutnya Allah Subhaanahu wa Ta’aala mengingatkan mereka terhadap dasar nikmat, yaitu menciptakan mereka dan memberikan rezeki kepada mereka]Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepadamu dari langit dan bumi? [Oleh karena tidak ada yang mencipta dan memberi rezeki kecuali Allah, maka yang demikian menunjukkan keberhakan Allah untuk diibadahi dan disembah]Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Dia; maka mengapa kamu berpaling (dari ketauhidan)[Sedangkan kamu mengetahui bahwa Dialah Pencipta alam semesta dan Pemberi rezeki]?

وَإِنْ يُكَذِّبُوكَ فَقَدْ كُذِّبَتْ رُسُلٌ مِنْ قَبْلِكَ وَإِلَى اللَّهِ تُرْجَعُ الأمُورُ (٤)

4. Dan jika mereka mendustakan engkau (setelah engkau beri peringatan)[Seperti tentang tauhid, kebangkitan, hisab dan pembalasan], maka sungguh, rasul-rasul sebelum engkau telah didustakan pula[Oleh karena itu, bersabarlah sebagaimana mereka bersabar]. Dan hanya kepada Allah segala urusan dikembalikan[Di akhirat. Dia akan membalas orang-orang yang mendustakan dan akan membela para rasul].

Ayat 5-8: Peringatan agar tidak tertipu oleh kehidupan dunia dan agar tidak mengikuti setan.

  يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ وَعْدَ اللَّهِ حَقٌّ فَلا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللَّهِ الْغَرُورُ (٥)

5. Wahai manusia! Sungguh, janji Allah itu[Seperti kebangkitan dan pembalasan terhadap amal] benar[Tidak ada keraguan padanya, dalil-dalil naqli dan ‘aqli telah menunjukkan demikian. Oleh karena janji-Nya adalah benar, maka bersiap-siaplah untuk menghadapinya dan manfaatkanlah waktu-waktumu dengan beramal saleh], maka janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu[Sehingga kamu lupa terhadap tujuan diciptakannya kamu] dan janganlah (setan) yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah[dengan memberi angan-angan ampunan dengan senantiasa berbuat maksiat, hingga seakan setan berkata : sesungguhnya Allah menghapus dosamu dan mengampunimu karena kemuliaanmu atau kerena luasnya rahmat-Nya untukmu; disebabkan sifat santun-Nya dan penundaan hukuman dari-Nya].

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوًّا إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ (٦)

6. Sungguh, setan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh[Oleh karena itu musuhilah dia dan jangan menaati, karena dia selalu mencari kesempatan untuk menjatuhkan kamu, dan dia melihatmu, sedangkan kamu tidak melihatnya], karena sesungguhnya setan itu hanya mengajak golongannya agar mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala[Inilah tujuannya. Oleh karena itu, barang siapa yang mengikutinya, maka dia akan dihinakan dengan azab yang menyala-nyala].

الَّذِينَ كَفَرُوا لَهُمْ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَأَجْرٌ كَبِيرٌ (٧)

7. [Selanjutnya Allah Subhaanahu wa Ta’aala menyebutkan, bahwa manusia terhadap setan ada dua golongan; ada golongan yang menaati setan, yaitu orang-orang kafir, dan ada golongan yang tidak menaati setan, yaitu orang-orang yang beriman. Dia juga menjelaskan balasan terhadap masing-masingnya]Orang-orang yang kafir[kepada yang dibawa para rasul], mereka akan mendapat azab yang sangat keras[Keras zat maupun sifatnya, dan bahwa mereka kekal di dalamnya selama-lamanya]. Dan orang-orang yang beriman[dengan hati mereka kepada semua yang diperintahkan Allah untuk diimani] dan mengerjakan kebajikan[Sebagai konsekwensi dari keimanan], mereka memperoleh ampunan[terhadap dosa-dosa mereka, dan tersingkir dari mereka keburukan dan hal yang tidak diinginkan] dan pahala yang besar.

أَفَمَنْ زُيِّنَ لَهُ سُوءُ عَمَلِهِ فَرَآهُ حَسَنًا فَإِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي مَنْ يَشَاءُ فَلا تَذْهَبْ نَفْسُكَ عَلَيْهِمْ حَسَرَاتٍ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِمَا يَصْنَعُونَ (٨)

8. Maka apakah orang yang dijadikan terasa indah (oleh setan) perbuatan buruknya, lalu menganggap baik perbuatannya itu, (sama dengan orang yang diberi petunjuk oleh Allah)?[Orang yang pertama amalnya buruk, melihat yang hak sebagai kebatilan dan melihat kebatilan sebagai kebenaran, sedangkan orang yang kedua amalnya baik, melihat hak sebagai kebenaran dan batil sebagai kebatilan, apakah sama keduanya? Tentu tidak sama] Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki. Maka jangan engkau (Muhammad) biarkan dirimu binasa karena kesedihan kepada mereka[Yakni kepada orang-orang yang tersesat, di mana amal buruk mereka terasa indah dan setan menghalangi mereka dari kebenaran. Tugas Beliau hanyalah menyampaikan, dan tidak berkewajiban menjadikan mereka mendapat hidayah. Dan Allah-lah yang akan memberikan balasan terhadap amal mereka]. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s